Partai Politik “United Rusia” Meluncurkan E-Voting Berbasis Teknologi Blockchain

Partai yang berkuasa dari Federasi Rusia, United Rusia, telah meluncurkan platform berbasis blockchain untuk pemilihan elektronik, kantor berita lokal TASS melaporkan pada 6 Maret.

United Rusia dilaporkan telah meluncurkan situs web yang diperbarui untuk pendahuluannya dengan fungsi tambahan e-voting. Kepala proyek TI partai Vyacheslav Sateyev mengatakan bahwa proses penghitungan suara akan dilaksanakan menggunakan teknologi blockchain. Dia juga menyatakan:

“Calon akan dapat mengisi halaman pribadi mereka di situs ini, termasuk memposting berita, video, foto, mendistribusikan halaman mereka. Akun pribadi sekarang terintegrasi dengan semua jejaring sosial. Kami juga telah membuat versi adaptif situs untuk seluler telepon. “

Sistem e-voting untuk meningkatkan transparansi pemilu

Hanya warga negara yang telah menyelesaikan proses otorisasi di portal web yang menyediakan layanan negara elektronik yang dapat berpartisipasi dan memberikan suara. Sistem e-voting konon dikembangkan untuk meningkatkan transparansi pemilu dan menghilangkan perantara dalam proses pemilihan.

Pemilihan primer adalah pemilihan umum yang diadakan oleh United Rusia untuk mencalonkan kandidat partai di semua tingkatan untuk pemilihan umum. Keputusan yang dibuat dalam pemilihan pendahuluan belum tentu mengikat. Pada 2016, sejumlah kandidat dari Rusia Bersatu yang tidak berpartisipasi dalam pemilihan pendahuluan mencalonkan diri dalam pemilihan umum untuk negara bagian Duma.

Bulan lalu, dewan kota Moskow, ibu kota Rusia, mengajukan tagihan untuk menggunakan teknologi blockchain untuk sistem pemungutan suara elektronik. Duma Kota Moskow, sebuah parlemen lokal di ibukota Rusia, berencana untuk melindungi proses dan hasil pemungutan suara elektronik dalam pemilihan mendatang melalui penggunaan teknologi blockchain.

Pada bulan Desember tahun lalu, Oblast Saratov, sebuah wilayah di Rusia Selatan, melakukan pemilihan berbasis rantai-blok yang dilaporkan berhasil dengan 40.000 peserta. Peserta memilih untuk memilih anggota Parlemen Pemuda lokal melalui sistem pemungutan suara elektronik yang digerakkan oleh blockchain, yang dikembangkan oleh Kaspersky Labs pada 2017.

Sebelumnya hari ini, ada kabar dari Cointelegraph dimana sumber berita ini kami dapatkan melaporkan bahwa ibukota dan kota terpadat di negara bagian Colorado, Denver, Amerika Serikat, akan menggunakan aplikasi ponsel pintar berbasis teknologi blockchain untuk pemilihan kota Mei ini. Untuk mencapai tujuan ini, Kota dan Kabupaten Denver telah bermitra dengan platform pemungutan suara seluler Voatz, penyedia teknis Tusk Philanthropies dan National Cybersecurity Center.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *